Tiba-tiba saja pertanyaan itu muncul lagi. Muncul begitu saja saat sebuah sore terbentuk dan secangkir kopi sedang mengepulkan asapnya ke wajah saya. Sesungguhnya, seberapa kuat karaktermu...? Itulah pertanyaannya. Pertanyaan siapa ? Ah, siapa lagi...
Sunday, March 18, 2012
Seberapa Kuat Karaktermu...?
Saturday, March 17, 2012
Angin Pukul Lima Sore
Jam di dinding itu berdentang lima kali. Tak terelakkan, pukul lima sore tiba disana. Udara lembab. Lembab yang sekaligus pengap. Butir-butir keringat seolah tersumbat di permukaan pori-pori kulitnya. Seperti sumbatan rasa yang menyesakkan dadanya. Sedang dia cuma menatap ke dinding kamar sambil mendesis, lupakan saja...
Friday, March 16, 2012
Secangkir Kopi Krem Siang Ini
Sesekali minum kopi yang bukan kopi kampungku. Sesekali dan seringkali, memang harus berdamai dengan suasana. Sebab tentu tak bisa menyeruput secangkir kopi kampungku dimana saja. Maka siang ini kuseruput secangkir kopi yag bukan kopi kampungku. Secangkir kopi krem yang kudapati disini...
Friday, March 9, 2012
Mengasihani Adalah Sebuah Kesombongan
Sebuah pikiran janggal muncul beberapa hari yang lalu. Saat itu malam telah tiba dan rasa lelah tiba juga. Ya, meski lelah, meski jengah, ide-ide berseliweran. Ia datang dan pergi ke wajah kita hanya dengan kita menatap layar monitor. Entah HP atau laptop atau PC. Maka tak bisa dicegah, pikiran dengan judul "Mengasihani Adalah Sebuah Kesombongan" di atas muncul.
Wednesday, March 7, 2012
Sebuah Lingkaran Bernama "Dejavu"
Sesungguhnya, kehidupan manusia tak lebih dari pengulangan-pengulangan getaran. Sebab tak ada celah terputus. Semua rangkaian kehidupan semesta adalah sebuah siklus. Lihat saja, kita mengalami hal yang bernama 'Dejavu"...
Labels:
My Contemplations,
Soul Journey
Jangan Panggil Aku Gan...!
Begitulah. Jangan panggil aku gan !. Jangan. Sekali-kali jangan. Aku bukan juragan. Bukan Agan. Bukan Afgan. Bukan Sugan. Bukan pula Morgan....
Sunday, March 4, 2012
Lelaki Di Pintu Surga dan Maria Magdalena
Beberapa hari lalu, tiba-tiba ia dibawa kesana. Ya, sebuah renungan asal tentang Lelaki di Pintu Surga dan Maria Magdalena. Entah kenapa ia tiba disana. Tak jelas. Hari ini, tanpa bisa dicegah pikiran itu muncul lagi. Lihat saja kalau kau mau...
Labels:
My Contemplations,
Soul Journey
Thursday, March 1, 2012
Sebab Bumi Itu Bundar...
Jika kita tak sempat melihat matahari muncul dari jendela kamar pagi tadi, tak perlu resah. Ia akan tiba lagi esok hari. Sebuah titik jauh di tengah laut, makin lama makin jelas bentuk rupanya, he sebuah kapal api. Ingatkah kita sebabnya ? Sebab bumi itu bundar...
Tuesday, February 28, 2012
Underwear L'amour
Syaharani menemani saya saat ini. Suasananya...., hm, sulit dikatakan. Kalau kau bisa bayangkan saja. Dia menyanyikan lagu lama "Tersiksa Lagi". Itu lagu sedih. Hanya, dibawakan dengan ceria. Jazzie. Suasana jadi ringan. Kontras tapi hikmat. Saya suka.
Sunday, February 26, 2012
Sekali Waktu...
Sekali waktu, hanya ingin duduk di sudut. Manatap orang yang lalu-lalang tanpa terlihat. Sekali waktu, ingin bersenda gurau dan tersenyum sumringah pada semua orang. Sekali waktu, ingin menjauh dari segala keriuhan. Menyepi ke sebuah tempat jauh dimana matahari muncul dari balik gunung dan tenggelam ke dalam laut.
Saturday, February 25, 2012
Ransel Hitam
Tiba-tiba saja kutemukan sebuah ransel hitam. Teronggok di dekat jendela. Agak ke sudut kiri meja kerjaku. Entah kapan ia ada disana..
Thursday, February 23, 2012
Sebuah Spam, Terimakasih Infonya Gan..
Terimakasih infonya gan. Begitulah komentar yang sering masuk ke postingan saya di blog ini. Tidak masalah. Hanya, agak aneh buat saya. Entahlah. Rasanya tulisan saya hanya jenis tulisan kontemplasi. Kadang-kadang fiksi. Bukan jenis tulisan informatif...
Sunday, February 19, 2012
Ada Apa Dengan Mawar dan Marwan...?
Mawar. Hm, tak ada yang aneh dengan kata 'Mawar". Itu nama sekuntum bunga. Kau lihatlah halaman dan beranda. Bila ada bunga dengan kelopak segar dan harum, dengan batangnya ditumbuhi duri, itulah dia...
Saturday, February 18, 2012
Pekat
Semula, kukira pekat itu hanya kutemui pada malam gelap gulita. Rupanya tidak. Siangpun bisa miliki pekat. Ya, pekat. Seperti siang menjelang sore dengan hawa pengap ini. Siang yang terasa pekat. Ini siang apa ? tanyanya....
Wednesday, February 15, 2012
Bebaskan Dirimu
Bila tertekan, maka lepaskanlah. Bila kau rasa pengap, maka keluarlah. Bila kau rasa terpenjara, maka bebaskanlah. Ya, bebaskanlah dirimu. Kebebasan adalah kemerdekaan...
Subscribe to:
Posts (Atom)




